
Pada Sabtu, 18 Oktober 2025, suasana di kelas 7.3 MTsN 8 Batang Hari tampak penuh semangat dan kekhidmatan. Pada hari itu, para siswa mengikuti pembelajaran Al-Qur’an Hadis bersama Ibu Epi Wijayanti. Materi yang dibahas adalah Mad Thabi’i, salah satu hukum bacaan tajwid yang penting dalam membaca Al-Qur’an.
Pembelajaran dimulai dengan ucapan salam yang diikuti seluruh siswa secara kompak dan sopan. Ibu Epi kemudian melakukan absensi dan memberikan motivasi agar siswa selalu menjaga adab dalam belajar Al-Qur’an. Ia menekankan pentingnya memahami hukum bacaan, bukan sekadar melafalkan huruf, agar makna ayat tidak berubah.
Pada bagian inti pelajaran, Ibu Epi menjelaskan pengertian Mad Thabi’i. Ia menerangkan bahwa Mad Thabi’i terjadi ketika huruf hijaiyah berharakat fathah, kasrah, atau dhammah diikuti oleh huruf alif, ya mati, atau wawu mati. Penjelasan diberikan dengan sabar dan menggunakan contoh nyata dari ayat-ayat Al-Qur’an, seperti lafaz “قَالَ” dan “قِيلَ”, sehingga siswa dapat memahami penerapannya secara langsung.
Tidak hanya teori, Ibu Epi juga mengajak siswa untuk mempraktikkan bacaan Mad Thabi’i secara bergantian. Setiap siswa diminta membaca ayat Al-Qur’an dengan memperhatikan panjang-pendek suara dan makhraj huruf yang benar. Suasana kelas menjadi hidup ketika siswa saling memperhatikan dan memberi semangat kepada teman-teman yang sedang membaca.
Dalam proses pembelajaran ini, Ibu Epi menegaskan bahwa tajwid bukan hanya soal hafalan, tetapi juga pengamalan dalam bacaan sehari-hari. Ia menyampaikan, “Membaca Al-Qur’an dengan tajwid yang benar adalah bentuk penghormatan kita kepada kalam Allah.” Pesan tersebut disampaikan dengan kelembutan, menambah motivasi siswa untuk belajar lebih baik.
Hasil pembelajaran menunjukkan kemajuan yang signifikan. Para siswa mulai memahami dan menerapkan hukum Mad Thabi’i dengan baik saat membaca ayat-ayat Al-Qur’an. Mereka tidak hanya mendengarkan, tetapi juga mempraktikkan bacaan dengan tartil dan penghayatan yang mendalam.
Menurut pengamatan guru, seluruh siswa kelas 7.3 menunjukkan antusiasme tinggi. Beberapa siswa bahkan tampil menonjol dalam kemampuan membaca, dengan suara merdu dan pelafalan yang tepat. Ibu Epi memberikan apresiasi kepada mereka dan mengingatkan agar ilmu yang didapat terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Menjelang akhir pembelajaran, Ibu Epi bersama siswa menyimpulkan kembali materi Mad Thabi’i. Kegiatan ditutup dengan salam yang penuh kehangatan, menandai berakhirnya sesi pembelajaran yang tidak hanya memperkaya pengetahuan, tetapi juga memperkuat kecintaan siswa terhadap Al-Qur’an.
Melalui metode pengajaran yang lembut namun tegas, Ibu Epi Wijayanti berhasil menjadikan pelajaran Al-Qur’an Hadis terasa bermakna dan menyentuh hati. Kegiatan ini tidak hanya mengajarkan cara membaca yang benar, tetapi juga menanamkan pemahaman bahwa setiap huruf Al-Qur’an yang dibaca dengan ilmu tajwid membawa pahala dan keberkahan bagi para siswa.
|
69x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...