
Pada 14 Oktober 2025, suasana kelas 8.2 di MTsN 8 Batang Hari dipenuhi semangat dan ketenangan. Pada hari itu, para siswa mengikuti pelajaran Al-Qur’an Hadis yang dipandu oleh Ibu Epi Wijayanti. Tema pembelajaran kali ini adalah "Meraih Berkah dengan Infak dan Sedekah." Melalui materi ini, siswa diajak memahami pentingnya berbagi rezeki dan peduli terhadap sesama, sesuai ajaran dalam Q.S. Al-Fajr ayat 15–18.
Kegiatan belajar dimulai dengan salam pembuka dari Ibu Epi Wijayanti yang disambut antusias oleh para siswa. Setelah melakukan absensi, Ibu Epi mengulas kembali materi pelajaran minggu sebelumnya. Hal ini dilakukan untuk memastikan siswa memahami keterkaitan antar materi yang telah dipelajari, sehingga mereka dapat membangun pemahaman yang utuh mengenai nilai-nilai Islam dalam Al-Qur’an.
Pada inti pembelajaran, Ibu Epi menjelaskan makna ayat-ayat Q.S. Al-Fajr:15–18. Ia menyoroti pesan agar manusia tidak bersikap sombong ketika menerima kelapangan rezeki dan tidak lalai saat menghadapi kesulitan. Ibu Epi menekankan bahwa infak dan sedekah merupakan wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat yang diberikan. Dengan berbagi, diyakini rezeki menjadi lebih berkah dan hati menjadi lebih tenang.
Setelah penjelasan materi, siswa diajak melafalkan ayat Q.S. Al-Fajr:15–18 bersama-sama dengan tartil dan pengucapan yang benar. Suara para siswa yang merdu memenuhi ruang kelas, menciptakan suasana yang khusyuk. Ibu Epi kemudian menguraikan arti dan kandungan ayat secara perlahan agar siswa dapat memahami pesan moral yang terkandung di dalamnya.
Sesi tanya jawab berlangsung aktif. Para siswa mengajukan pertanyaan mengenai cara bersedekah yang benar serta perbedaan antara infak dan sedekah. Ibu Epi menjawab dengan sabar dan memberikan contoh nyata dari kehidupan sehari-hari, sehingga siswa lebih mudah memahami konsep yang diajarkan.
Menjelang akhir pelajaran, seluruh siswa diminta untuk menyimpulkan isi pembelajaran hari itu. Mereka sepakat bahwa infak dan sedekah bukan hanya kewajiban sosial, tetapi juga bentuk pengabdian kepada Allah SWT. Siswa juga belajar bahwa berbagi tidak selalu harus berupa harta, melainkan juga bisa dengan tenaga, waktu, atau bahkan senyuman yang tulus.
Pembelajaran ditutup dengan doa bersama agar ilmu yang diperoleh membawa manfaat dan keberkahan. Ibu Epi mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap sesama sebagai ciri seorang muslim sejati. Ia menyampaikan, "Ketika kita memberi, sejatinya kita sedang menambah keberkahan hidup kita sendiri."
Melalui kegiatan ini, siswa kelas 8.2 MTsN 8 Batang Hari tidak hanya mampu melafalkan ayat Al-Qur’an dengan baik, tetapi juga memahami makna spiritual di baliknya. Mereka mendapatkan pemahaman bahwa kebahagiaan sejati lahir dari keikhlasan untuk berbagi dan menebar kebaikan kepada sesama. Kegiatan ini diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai kepedulian sosial dan spiritual yang kuat dalam kehidupan sehari-hari para siswa.
|
109x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...