
Pada Jumat, 31 Oktober 2025, siswa kelas 7.2 MTsNegeri 8 Batang Hari mengikuti kegiatan Bimbingan dan Konseling (BK) yang dipandu oleh Ranti Handayani, S.Psi. Kegiatan ini mengangkat tema "Konsep Diri" dengan tujuan agar peserta didik mampu memahami dan mengenal diri sendiri melalui lima komponen penting dalam konsep diri.
Kegiatan BK dimulai dengan suasana penuh semangat dan keakraban. Ranti Handayani membuka pertemuan dengan salam serta apersepsi singkat. Ia menekankan pentingnya mengenal diri agar siswa dapat berkembang menjadi pribadi yang percaya diri dan bertanggung jawab. Dalam penjelasannya, konsep diri diartikan sebagai cara seseorang memandang, menilai, dan memahami dirinya sendiri, baik dari segi fisik, emosi, maupun sosial.
Setelah penjelasan awal, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan tugas yang telah dibuat siswa sebelumnya. Dalam tugas tersebut, siswa diminta menggambarkan siapa diri mereka, kelebihan dan kekurangan yang dimiliki, serta cita-cita dan nilai-nilai hidup yang dianut. Beberapa siswa secara antusias membacakan hasil karya mereka di depan kelas. Selain melatih keberanian berbicara di depan umum, kegiatan ini juga menumbuhkan rasa saling menghargai di antara siswa.
Melalui pembacaan tugas, siswa diajak memahami diri mereka berdasarkan lima komponen konsep diri, yaitu fisik, psikologis, sosial, akademik, dan spiritual. Komponen fisik berkaitan dengan cara seseorang memandang penampilan dan kondisi tubuhnya. Komponen psikologis meliputi penilaian terhadap perasaan, emosi, dan kepribadian. Komponen sosial menyoroti interaksi dan penerimaan di lingkungan sekitar. Komponen akademik membahas pandangan terhadap kemampuan belajar dan pencapaian akademik. Sementara itu, komponen spiritual berkaitan dengan hubungan dengan Tuhan dan nilai-nilai moral dalam kehidupan.
Ranti Handayani menjelaskan bahwa memahami diri secara utuh melalui kelima aspek tersebut dapat membantu siswa mengembangkan potensi diri, meningkatkan rasa percaya diri, dan membangun hubungan sosial yang sehat. Ia juga menegaskan bahwa setiap individu memiliki keunikan masing-masing yang patut dihargai dan dikembangkan.
Dalam kegiatan tersebut, Jesi, salah satu siswa kelas 7.2, menunjukkan kemampuan menonjol dalam memahami dan menjelaskan konsep diri. Ia mampu menguraikan kelebihan dan kekurangannya secara jujur dan reflektif. Atas keberanian Jesi, Ranti Handayani memberikan apresiasi dan menjadikannya contoh bagi siswa lain agar berani mengenal dan menerima diri sendiri.
Menjelang akhir kegiatan, Ranti Handayani mengajak siswa melakukan refleksi diri singkat. Setiap siswa diminta menuliskan satu hal yang mereka banggakan dari diri sendiri dan satu hal yang ingin diperbaiki. Kegiatan refleksi ini menciptakan suasana penuh makna dan mendorong siswa untuk lebih sadar akan potensi serta tantangan pribadi mereka.
Kegiatan BK hari itu ditutup dengan kesimpulan bersama dan doa penutup. Ranti Handayani menyampaikan bahwa dengan memahami konsep diri, siswa akan lebih mudah menentukan arah hidup, mengambil keputusan positif, dan berinteraksi dengan baik di lingkungan sosial.
Pembelajaran Bimbingan dan Konseling kali ini memberikan dampak positif terhadap kesadaran diri siswa. Mereka belajar bahwa memahami diri sendiri adalah langkah awal menuju kesuksesan dan kebahagiaan. Dengan bimbingan Ranti Handayani, S.Psi, siswa kelas 7.2 semakin termotivasi untuk mengenal jati diri dan terus berkembang menjadi pribadi yang lebih baik.
|
11355x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...