
Batang Hari - Siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 8 Batang Hari menunjukkan kreativitas tinggi dalam memanfaatkan bahan bekas tepek telur sebagai media pembelajaran biotik dan abiotik. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan kesadaran akan pentingnya daur ulang.
Para siswa dengan bimbingan guru berhasil mengubah tepek telur menjadi berbagai macam media pembelajaran yang menarik dan edukatif. Media-media tersebut antara lain diorama ekosistem, model daur hidup hewan, dan bagan interaksi antar makhluk hidup.
Kepala MTsN 8 Batang Hari, Imron, S.Pd.I, M.Pd.I menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar yang berbeda dan menyenangkan bagi siswa. "Kami ingin siswa tidak hanya belajar dari buku, tetapi juga dari lingkungan sekitar dan bahan-bahan bekas yang ada," ujarnya.
Lebih lanjut, Imron berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran siswa akan pentingnya menjaga lingkungan dan memanfaatkan barang bekas. "Dengan memanfaatkan bahan bekas, kita bisa mengurangi sampah dan menciptakan sesuatu yang bermanfaat," katanya.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari siswa dan orang tua. Mereka merasa senang dan bangga melihat hasil karya siswa yang kreatif dan inovatif. "Saya sangat terkesan dengan kreativitas siswa. Mereka mampu mengubah barang bekas menjadi media pembelajaran yang sangat berguna," ujar salah satu orang tua siswa.
Praktek pembuatan media pembelajaran biotik/abiotik dari bahan bekas tepek telur ini merupakan salah satu contoh kegiatan positif yang dilakukan oleh MTsN 8 Batang Hari. Sekolah ini terus berupaya untuk menciptakan lingkungan belajar yang kreatif, inovatif, dan menyenangkan bagi siswa.
Ds
|
541x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...