
Pada Kamis, 16 Oktober 2025, suasana pembelajaran Seni Budaya di kelas 9 MTsNegeri 8 Batang Hari berlangsung penuh semangat. Kegiatan belajar dipandu oleh Ani Aryadi Ningsih, guru mata pelajaran yang dikenal ramah dan komunikatif. Ia memulai pelajaran dengan sapaan hangat dan interaksi ringan, sehingga tercipta suasana kelas yang kondusif dan membuat siswa lebih siap menerima materi.
Tema utama pembelajaran kali ini adalah "Mengenal Patung" yang merupakan bagian dari materi seni rupa tiga dimensi. Dalam penjelasannya, Bu Ani menyampaikan bahwa patung adalah karya seni rupa tiga dimensi yang memiliki volume serta dapat diamati dari berbagai arah. Ia juga menekankan bahwa setiap patung memiliki fungsi yang berbeda, mulai dari fungsi religius, dekoratif, hingga simbolik yang mencerminkan nilai budaya dan sejarah masyarakat.
Untuk memperjelas materi, Bu Ani menampilkan berbagai contoh patung terkenal, seperti patung pahlawan dan patung dekoratif. Contoh-contoh tersebut digunakan agar siswa dapat memahami perbedaan fungsi dan makna dari setiap karya patung. Siswa diajak untuk mengamati, mendiskusikan karakteristik, serta menelaah nilai-nilai yang terkandung dalam masing-masing patung.
Proses pembelajaran semakin menarik karena Bu Ani menerapkan pendekatan personal kepada setiap siswa. Ia mengenali potensi dan karakter masing-masing peserta didik, lalu menyesuaikan metode pembelajaran agar semua siswa dapat berpartisipasi aktif. Siswa yang gemar menggambar diberi kesempatan membuat sketsa patung, sementara siswa yang lebih terampil dalam praktik diminta membentuk miniatur patung sederhana dari plastisin. Pendekatan ini membuat siswa merasa dihargai dan semakin antusias dalam belajar.
Selama kegiatan berlangsung, suasana kelas tampak aktif dan komunikatif. Siswa saling berdiskusi, bertanya, serta menyampaikan pendapat tentang karya seni yang diamati. Pembelajaran ini tidak hanya menambah wawasan tentang pengertian dan fungsi patung, tetapi juga menumbuhkan kemampuan berpikir kreatif serta menghargai keindahan seni di lingkungan sekitar. Di akhir pembelajaran, sebagian besar siswa mampu menjelaskan kembali konsep patung dengan kata-kata sendiri. Beberapa siswa bahkan menunjukkan hasil karya miniatur yang unik dan menarik.
Bu Ani Aryadi Ningsih menyampaikan rasa bangganya terhadap semangat belajar siswa kelas 9 yang menunjukkan perkembangan positif. Ia menekankan bahwa kegiatan ini membuktikan pembelajaran Seni Budaya dapat diterima lebih mudah dengan pendekatan personal dan interaktif. Menurutnya, setiap siswa memiliki keunggulan di bidang tertentu, dan dengan pengajaran yang tepat, potensi tersebut dapat berkembang secara optimal.
Pembelajaran hari itu tidak hanya menambah pengetahuan siswa tentang seni rupa tiga dimensi, tetapi juga menanamkan nilai-nilai estetika, kerja sama, dan apresiasi terhadap karya seni. Melalui kegiatan mengenal patung, siswa diharapkan memahami bahwa seni bukan hanya tentang hasil akhir, melainkan juga tentang proses, ekspresi diri, dan makna di balik setiap karya. Bu Ani menutup pembelajaran dengan pesan inspiratif agar siswa terus berkarya, berani berkreasi, dan menghargai keindahan di sekitar mereka.
|
318x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...