
Pada Kamis, 30 Oktober 2025, suasana lapangan MTsNegeri 8 Batang Hari tampak penuh semangat. Siswa kelas 8.2 mengikuti pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) yang dipandu oleh Bapak Hapzan Wijaya, S.Pd. Pada kesempatan ini, materi yang dipelajari adalah teknik dasar permainan bola kasti, meliputi keterampilan melempar, menangkap, memukul, dan berlari secara benar.
Kegiatan dimulai dengan sesi pendahuluan selama 10 menit. Bapak Hapzan memimpin pemanasan bersama, sekaligus mengaitkan materi dengan pengalaman siswa dalam bermain bola kecil seperti kasti dan rounders. Ia juga menyampaikan tujuan pembelajaran, yaitu agar siswa mampu mempraktikkan teknik dasar kasti serta memahami nilai kerja sama, tanggung jawab, dan sportivitas.
Memasuki inti kegiatan selama 60 menit, pembelajaran menggunakan pendekatan experiential learning dan Teaching at the Right Level. Pendekatan ini menekankan pengalaman langsung dan pemahaman bertahap sesuai kemampuan siswa. Pada tahap pengalaman nyata, siswa berlatih lempar-tangkap berpasangan menggunakan bola kasti. Aktivitas ini membantu siswa belajar mengatur kekuatan dan arah lemparan, sekaligus menciptakan suasana yang aktif dan menyenangkan.
Setelah praktik, siswa melakukan refleksi bersama mengenai kesulitan yang dihadapi saat melempar atau menangkap bola. Diskusi ini bertujuan untuk mencari solusi bersama dan meningkatkan pemahaman teknik. Selanjutnya, Bapak Hapzan memberikan penjelasan teori mengenai cara memegang bola, teknik melempar dengan posisi tubuh seimbang, menangkap bola dengan dua tangan, serta teknik memukul bola dan berlari menuju base dengan aman.
Pada tahap praktik terencana, siswa dibagi menjadi dua kelompok untuk bermain mini game bola kasti di lapangan yang telah disesuaikan ukurannya. Setiap siswa mendapat kesempatan menjadi pemukul, pelari, maupun penjaga, sehingga dapat menerapkan teknik dasar yang telah dipelajari. Meskipun lapangan agak sempit, kegiatan tetap berjalan lancar berkat pengaturan posisi kelompok yang efisien.
Selama praktik, siswa bernama M. Arifin Jaelani menonjol dalam memukul bola dan bekerja sama dengan tim. Bapak Hapzan memberikan apresiasi kepada siswa yang menunjukkan sportivitas dan kerja sama tim yang baik, karena nilai-nilai tersebut menjadi inti pendidikan jasmani.
Kegiatan diakhiri dengan sesi pendinginan dan refleksi bersama. Guru dan siswa menyimpulkan bahwa dalam permainan kasti, penguasaan teknik dasar harus diiringi dengan kekompakan serta sikap saling menghargai. Siswa kemudian menulis refleksi singkat di buku catatan mengenai pelajaran yang mereka dapatkan hari itu.
Melalui pembelajaran ini, siswa kelas 8.2 tidak hanya memperoleh keterampilan dasar permainan kasti, tetapi juga menumbuhkan sikap tanggung jawab, kejujuran, dan kerja sama. Bapak Hapzan menegaskan bahwa olahraga seperti kasti bukan hanya soal menang atau kalah, melainkan tentang proses belajar, disiplin, dan saling menghargai di lapangan.
Kegiatan PJOK hari itu berlangsung sukses dan penuh antusiasme, memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi seluruh siswa. Dengan bimbingan guru yang profesional dan metode pembelajaran yang menyenangkan, MTsNegeri 8 Batang Hari terus berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aktif, dan inspiratif bagi seluruh peserta didik.
|
4490x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...