
Pada Rabu, 29 Oktober 2025, suasana kelas 7.3 MTsNegeri 8 Batang Hari tampak penuh semangat dan kreativitas. Para siswa mengikuti pembelajaran Bahasa Indonesia yang dipandu oleh Bapak Gesang Tri Wahyudi dengan materi "Membuat Cerita Fantasi Sederhana". Kegiatan ini bertujuan agar siswa mampu menulis cerita fantasi secara kreatif dan terstruktur.
Pelajaran dimulai dengan pembukaan dan apersepsi singkat. Bapak Gesang mengajak siswa mengingat kembali pengalaman membaca cerita fantasi populer, seperti Harry Potter atau Malin Kundang versi modern. Melalui diskusi ringan, siswa diajak mengenali ciri-ciri teks cerita fantasi, di antaranya tokoh dengan kekuatan ajaib, latar waktu yang tidak nyata, serta alur yang penuh imajinasi.
Pada sesi materi inti, Bapak Gesang menjelaskan langkah-langkah membuat cerita fantasi. Ia memaparkan pentingnya menentukan tema dan tokoh, menyusun alur, serta menulis konflik dan penyelesaian cerita. Beliau juga menekankan pentingnya orisinalitas ide dan penggunaan bahasa yang menarik agar pembaca dapat merasakan dunia khayalan yang diciptakan.
Setelah memahami teori, siswa diberi kesempatan menulis cerita fantasi mereka sendiri. Momen ini menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengekspresikan kreativitas melalui tulisan. Beberapa siswa menulis kisah petualangan di dunia sihir, pahlawan dari masa depan, hingga makhluk ajaib yang membantu manusia. Salah satu siswa, Badar, menonjol dengan cerita fantasi yang memiliki alur menarik dan pesan moral yang kuat.
Bapak Gesang memberikan umpan balik positif kepada seluruh siswa dan mengapresiasi karya mereka yang penuh imajinasi. Ia menegaskan bahwa menulis cerita fantasi tidak hanya melatih kemampuan berbahasa, tetapi juga menumbuhkan daya pikir kreatif, empati, dan imajinasi yang luas.
Kegiatan diakhiri dengan pembacaan karya siswa secara bergantian, menciptakan suasana kelas yang menyenangkan dan penuh antusiasme. Melalui kegiatan ini, siswa kelas 7.3 tidak hanya belajar menulis teks naratif, tetapi juga belajar menyampaikan pesan moral melalui dunia fantasi.
Pembelajaran Bahasa Indonesia kali ini dinilai berhasil meningkatkan kemampuan menulis dan berpikir kreatif siswa. Dengan bimbingan Bapak Gesang Tri Wahyudi, para peserta didik semakin percaya diri dalam menulis dan berani menuangkan ide-ide unik mereka ke dalam bentuk cerita.
|
13761x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...